yang kuingat perlahan kan lumat
digerogoti kejutan, oleh hari yang baru
hari berganti kian bejat
membakar duka lunturkan pesan
aku usang
semakin diisi semakin tunduk
hingga akhirnya aku tersujud sujud
kepalaku berat hingga terantuk
aku terus menggaruk tanah cukup dalam
hingga hadir gelap dan tenang
dosaku banyak
dan aku tak layak, untuk tinggal
cetak aku ulang
No comments:
Post a Comment