berulang, tak bertujuan tak berdalang
aku ingin mengucap tanpa terucap
sibuk sendiri lalu kau hilang
rentetan hening yang kau tinggal
tidak pernah sehening ini
mengapa dari awal tidak kau penggal?
kalau jodoh kan gampang
lidahmu tidak akan setajam pedang
ramai di kepalaku akan tenang
sayangnya kita bukan
kau awan, aku pucuk jati yang membosankan
dan sayangnya hadirmu tak terelakkan
aku berharap, terikat, dan terserap oleh panjatanku sendiri padamu
aku lelah melempar doa
pada penjaga langit di sana
tidakkah mereka lihat aku kehabisan asa?
bagaimana caranya
bicara
tanpa harus bicara
denganmu
No comments:
Post a Comment