Mencari cahaya hanya bisa dilakukan di tempat yang gelap. Mencari kehangatan hanya bisa dilakukan di tempat yang dingin. Konyolnya, sebagian besar dari kita tidak tahu betapa jelasnya pernyataan tersebut. Bahwa "kita hanya bisa mencari ketika jumlahnya berkurang". Bagaimana kita bisa dipaksa sekarang juga untuk menemukan jarum sekarang juga tapi saat kita membuka mata semuanya terbuat dari jarum, semuanya adalah jarum. Lebih mungkin menemukan jarum di tumpukan jerami, ketimbang jarum di tumpukan jarum.
Ketika kita mencari sesuatu, saat di sekitar kita banyak pilihan. Jangan terus berjalan, hentikan langkahmu dan buang pilihanmu. Ketika terlalu banyak pilihan maka akan ada variasi tujuan, jika tujuan adalah sesuatu yang kita cari, maka kita tidak bisa mencari cari sesuatu yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Setidaknya, tidak mungkin dilakukan di waktu hidup yang begitu singkat ini.
Butuh gambaran?
Atau begini, banyak orang lebih menemukan kehidupan saat mereka mulai kehilangan kehidupannya. Banyak dari mereka yang menemukan titik balik. Dan sebenarnya titik balik itu hanyalah pengerucutan dari pilihan yang begitu banyak. Mengapa kita begitu menyukai pilihan? Karena kita cinta dengan kenyamanan. Kita bisa punya cadangan atau apapun dan siapapun yang mengandalkan hidup dari situ akan dihantui dengan pertanyaan pertanyaan membosankan tentang hidup.
Saat anda butuh uang, buanglah semua uang anda, setidaknya berikanlah separuh dari yang anda punya. Lalu anda akan menemukan jawaban sedikit demi sedikit, uang macam apa yang anda butuhkan.
tanpa adalah dengan
kepenatan adalah rileksasi
pasrah adalah ambisi
tanya adalah jawab
jika tiada punya arti
maka yang punya arti sebenarnya tiada
1 comment:
The best one
Post a Comment