Monday, September 06, 2010

menilai orang

Gw mungkin adalah tipe orang yang sangat suka menilai orang, tapi bukan dari kelakuan atau pengaruhnya, tapi dari tampangnya. Gw berpikir, kayaknya gw jago untuk menilai orang dalam 2 atau 3 kali pertemuan. Dan dari cara menilai gw yang dangkal itu (tapi terus gw lakukan), nampaknya sekarang gw mulai diperlakukan sama oleh lingkungan luar gw. Mereka menilai gw sekedar dari 2 hingga 3 kali pertemuan. Mimpi buruk.

Dari buku buku yang gw baca, nampaknya cara mengenali orang itu harus melalui 3 tahap, hingga akhirnya kita bisa ngeklaim dia tipe orang yang seperti apa, dia memiliki nilai entah berapa lah, tapi yang pasti, jangan biarkan hati kita tertutup untuk memberi orang lain kesempatan untuk lebih dekat dengan kita. Kita dan mereka tidak jauh berbeda, sama sama ingin dimengerti dan dikenal lebih dalam.

Oke, 3 tahap, teori yang belum bisa dibuktikan oleh siapapun, masih hipotesis belaka. Nilailah orang dengan urutan yang tepat, kalau dibalik balik, maka penilaian akan tidak karuan.

1. Lihat wajah, pangkat, dan ketebalan kantong
Lihatlah pria/wanita ini, mempunyai wajah yang layak atau tidak. Apa mereka menjaga kebersihannya, apa mereka merawat tubuhnya, apa mereka peduli terhadap kesehatannya, karena tidak mungkin orang memiliki nilai tinggi apabila mereka sendiri tidak sayang pada dirinya sendiri. Kalau kantong mereka tebal (entah diisi rumput laut atau batu karang), berarti mereka tipe orang yang pandai menabung. Dan pangkat mereka di strata sosial seperti apa. Apa mereka pimpinan, bawahan, atau sekedar pengangguran. Catat itu semua!

2. Lihat bagaimana mereka melakukan sesuatu dan diperlakukan publik
Bagaimana tingkah mereka sehari hari, saat bersama anda apakah mereka banyak bertingkah, banyak bicara, atau penyendiri. Bagaimana tingkah mereka saat harus aktif atau pasif, apakah mereka berada di tindakan yang benar atau tidak. Dan seperti biasa, ikutilah mereka diam diam, stalk mereka, apakah mereka melakukan hal yang aneh aneh saat orang lain tidak ada di sekitar mereka. Karena seperti peribahasa, "people become people when there is no one around them".

3. Lihat niatnya dan visinya!
Jangan melupakan hal terpenting dari tingkah suatu orang, niat. Karena tanpa niat yang baik, perbuatan seindah apapun tidak akan menjadi indah. Bagaimana cara melihat niat dengan baik? Lihatlah sorot matanya, keseriusannya, keteguhannya, dan untuk melihat niat suatu orang dibutuhkan waktu yang lama. Karena ini level yang paling sulit dinilai. Sama aja kayak seorang cewek mempunyai pacar ganteng, tajir, dan super baik tiba tiba khawatir "Kok dia baik banget sih? Apa jangan jangan gw mau dijual ya?", niat memang penting nak.

========

Sudah melihat beberapa poin di atas? Ya di atas memang menjelaskan SOI (subjectivity, objectivity, and intention). Hal hal di atas memang perlu latihan, dan bersikaplah kritis terhadap orang yang sedang anda nilai, tanyalah hal hal tentang dirinya. Karena kita orang Indonesia kesulitan untuk mengenali orang lebih dalam, makanya kita selalu salah langkah dalam memilih pemimpin.

Bagi yang mau punya pacar, calon istri/suami, atau mau pilih pendonor sperma, atau entahlah! Pokoknya, lihatlah poin poin di atas. Karena manusia tidak jauh berbeda dari makanan, semua dimulai dari penampilan, rasa, dan pada akhirnya nilai gizi. Jadi jangan menyerah dalam menyelami orang lain. Jangan sampai terjebak dengan mulut manis pria gombal, jangan sampai terjebak dengan kemontokan tubuh wanita, lihatlah terang hati mereka seperti lampu stadion, dapatkanlah teman teman seperti itu. Semangat!

No comments: