Gw sempat mengira bahwa bersyukur artinya adalah menerima apa yang telah dikasih dan berbelas kasih kepada yang diberi kekurangan. Jadi ibaratnya gw dianggap bersyukur apabila gw sering melihat orang yang miskin, cacat, atau entahlah, dan setiap kali gw berdoa gw berdoa agar tidak menjadi salah satunya. Karena memang yang diajarin sih kayak gitu waktu gw SD.
Mereka selalu bilang "bersyukur lah kamu, orang lain ada yang gak bisa jalan, gak bisa lihat, idiot, dan lain lain"
Lalu kapan gitu, entah pas gw solat jumat atau gw nonton ceramah di TV. Gw gak sengaja mendengar beberapa patah kata kayak gini, bersyukur itu bentuk nyatanya adalah berbuat baik dengan apa yang telah diberikan oleh Tuhan. Gw sempet ada efek 'waw' sedikit, karena gw hidup 17 tahun dengan teori yang agak egois, yakni karena gw terlahir normal, maka gw harus mengasihani yang tidak normal, astaga, dosa sekali.
Jika dikasih komputer, ya komputernya dipakai buat mencari ilmu, buat ngerjain tugas, buat menjaga silaturahmi dengan teman yang jauh, ya jangan dipakai untuk menjelajah situs dewasa.
Jika dikasih uang berkecukupan, ya dipakai uangnya untuk membeli barang barang berguna, jangan dipakai buat beli barang barang yang sekedar kita inginkan saja.
Bersyukur ialah membuat sesuatu yang telah ada, menjadi lebih berguna bagi kita maupun orang lain.
Kata gw sih gitu, hari ini gw gak keluar rumah lagi nih, membosankan banget. Ya harus bersyukur lah, gw mumpung punya rumah gw pakai sebagai tempat peristirahatan yang enak dan dirawat baik baik. Tapi ada kekeliruan ketika orang bilang kalau gampang puas, keseringan bersyukur, lo gak bakal dapet apa apa cing. Ya itu yang gw bilang, itu dinamakan melihat kebawah demi rasa tenang sendiri dan menutupi rasa kurang kita, itu bukan bersyukur.
Bersyukur seharusnya membuat kita menjadi lebih semangat untuk menghadapi hidup kita di esok harinya, bersyukur seharusnya membuat kita menginginkan untuk menolong orang banyak, dan bersyukur justru membuat kita kaya hati dan berkecukupan secara materi.
Jadi kalau disimpulkan, kita memang tipikal yang belum pandai bersyukur, karena negara kita diberikan kekayaan yang luar biasa, tapi kita bisa bisanya berkata "ya masih beruntung kita, afrika tuh liat, bersyukurlah", padahal usaha dari diri kita sendiri untuk berbuat baik dengan apa yang telah diberikan hampir tidak ada. Bersyukur itu adalah tindakan aktif, bukan sekedar diam dan menenangkan rasa hati.
Jadi manusia manusia indonesia, tolonglah, pandai pandailah bersyukur, bersyukur dalam artian yang sebenar benarnya. Memang benar sih hadis atau ayat Al-Quran gitu yang bilang "sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka nikmatmu akan kutambah". Jadi, ayo coba dipelajari rasa bersyukur yang sebenar benarnya. Semoga posting ini berguna buat di bulan puasa ini. Amin, ciao teman teman!
1 comment:
super keren ran. gue suka bgt :) smoga lo terapin di kehidupan sehari2 juga yaa. toughen up!
Post a Comment