Tuesday, August 03, 2010

cinta tanpa roda

Selama gw hidup, gw belum pernah ngerasain yang namanya pacaran ataupun ngajak orang siapapun itu untuk pergi bareng gw dengan keadaan gw membawa mobil. Maklum, mobil di rumah jumlahnya gak sebanyak anggota keluarga. Jadi, cintaku bukan hanya berat di ongkos, bahkan berat dalam perjalanannya.

Siapa bilang untuk mendapatkan cewek cantik butuh dompet yang tebel dan mobil dua pintu?

Dompet gw emang gw suka isiin dengan kertas bon atau struk belanja biar keliatan tebel, dan walaupun gw di rumah punya mobil dua pintu, tapi sayang mobilnya gak bisa gerak, pas dibuka malah dingin gitu, dan ternyata itu adalah kulkas dua pintu.... Hiks hiks, sekilas gw gak akan pernah merasakan yang namanya punya pacar.

Tunggu dulu!

Yang namanya pria sejati gak bakal terhalang dengan ketidaksempurnaan. Dalam dunia bisnis, jika materinya kurang, jasanya dilebihkan! Jadi konon dulu gw punyalah apa gitu yang namanya mantan kekasih kayak di film sinetron ibukota. Dan gw dari awal emang bilang kekurangan terbesar yang gw punya pada wanita wanita remaja di ibukota.

"Maaf ya, aku gak bawa mobil, aku juga gak boleh naik motor. Tapi seruan kayak di film ada apa dengan cinta gitu tau, jadi kita kencan nyari buku bekas macam 'aku', nendang nendang pohon, terus liat liatan di trotoar"

Kata kata ini seringkali berhasil, padahal kalau dilihat dalam konteks sebenarnya.

Nyari buku bekas = sementara pasangan lainnya beli buku di toko buku gaul, beli novel bahasa inggris, gw malah grasak grusuk nyari komik murah ataupun numpang baca doang dalam waktu 2-3 jam. Untung hal ini belum pernah kejadian bersama siapapun.
Nendang nendang pohon = saat pasangan lainnya bisa makan di restoran yang mahal atau setidaknya normal, gw nendang nendang pohon berharap ada makanan jatuh dari pohon. Entah di dunia ini ada pohon ayam goreng atau tidak, sekali tendang langsung mangap.
Liat liatan di trotoar = ya memang romantis bila kejadian ini terjadi di malam hari, minus supir ojek yang suka gangguin. Kenyataannya, pasti bakal digangguin sama entah penjaga warung atau siapapun. Apabila hal ini terjadi siang hari, boro boro mau liat liatan, mata udah keburu kena debu, kuping kena klakson, baju basah ga karuan, dan tinggal nunggu diputus aja.

======================

Untungnya rata rata cewek bakal melting mendengar ini dan malah berkata :
"Ih cowok kayak kamu tuh jarang banget tau gak, bisa ngebuat hal romantis dari hal hal sederhana" (kalimat ini telah didramatisir dalam tingkat selebay lebaynya)

Atau ada juga (tapi sangat sedikit) yang melting karena kepalanya keburu panas dan emosi sambil berkata :
"Maaf ya, aku kalau kena debu bisa meninggal, kakak pertama aku matinya kayak gitu, persis gara gara diajak cowok untuk kencan gaya kamu" (sekali lagi, kalimat ini tidak realistis, ini hanya fiktif belaka layaknya tuyul dan mbak yul)

Entahlah, gw sangat menyayangkan sifat pemerintah Indonesia. Coba saja mereka membuat busnya bagus, ada kereta bawah tanah, monorail, atau apa gitu. Pasti kan gw ga harus bohong kayak gitu, dan kita malahan bisa ngajak ketemuan di subwaynya. "Aku tunggu di stasiun bawah tanah kebon jeruk, di cafe biasa, love you". Setidaknya akan terdengar kayak gitu.

Dan kalau dilihat dari sisi ceweknya sih, kasian juga sih kalau cewek cantik banget, udah dandan pake makeup, dempul sana sini, dicor, dipasang gentengnya, halah.... sayang aja kalau cewek udah segitunya, gw malah ngajak panas panasan. Mungkin tipenya aja kali ya? Sekarang gw akan buat klasifikasi kencan. Kalian tinggal pilih kalian mirip yang mana.

Kencan Outdoor
Pasangan ini tipe klasik yang sukanya udara luar, gendong gendongan di tempat umum, dan ngobrol sepanjang malam di bawah lampu jalanan. Atau untuk versi lebih konvensionalnya, naik kerbau berdua, si pria main seruling, dan si cewek melting ga karuan karena bunyi serulingnya seindah pemain terompet jazz abad 60an.

Kencan Indoor
Ga suka kena ujan, ga suka panas, ga suka angin kenceng. Tipe ini biasanya suka pacaran di rumah, entah di rumah teman atau rumah tetangganya, yang pasti bukan rumahnya sendiri, karena rumahnya sendiri pasti gak bagus bagus banget. Dan mall adalah tempat terindah bagi mereka yang ingin cintanya bersemi. Kalau versi konvensionalnya, tipe ini adalah tipe pasangan yang suka ketemuan di mesjid, si pria menjerit jerit baca Quran, dan si cewek menjerit jerit kepanasan. Entah wanita itu setan atau kagum....

Kencan Petualangan
Jika pernah nonton acara "petualangan si bolang", konsepnya tidak jauh dari itu. Sama saja kayak membayangkan bocah bocah kecil petualang itu bertumbuh dewasa menjadi bosalang (bocah dewasa petualang), yang menemukan pasangan sejatinya. Mereka suka berdiam diri berduaan menatap sesuatu pemandangan yang indah, menatap matahari dari terbit sampai terbenam, hingga matanya terbakar.

Kencan Olahraga
Tahu Susi Susanti & Alan Budikusuma? Mereka pencetus gaya kencan seperti ini. Mereka tiap malam berduaan di bawah malam syahdu dan angin sepoi, saling menepuk raketnya dengan cinta, dan akhirnya mereka bahagia selamanya. Tapi olahraganya gak cuman bulutangkis loh ya, bisa diganti dengan olahraga seperti push-up bareng, jogging bareng, split bareng, ataupun sekedar naik sepeda bareng. Sepeda aja, jangan ditambahin motor. Sepeda motor bukan buat olahraga!

Kalau mau jujur sih, gw tipe kencan yang outdoor, kalau petualangan, keburu capek ngejar ngejarnya apalagi ceweknya kayak cewek cewek lincah gak nyantai lompat sana sini kayak babi mau dimasak.

====================

So, bagi kalian yang sampai sekarang masih single, jangan khawatir, perbaiki lah sikap kalian, jangan harta kalian. Karena gw pernah denger ada yang mati bunuh diri gara gara ga dibeliin motor, padahal dia mau pacaran naik motor. Aneh kan? Mending mati bunuh diri gara gara ga dibeliin pesawat, minta yang lebih gede kalau mau mati. Sayang banget.

Gw kira segitu saja untuk malam ini, maaf bagi pihak pihak yang tersinggung, bagi pihak yang merasa, bagi pihak yang biasa biasa, bagi pihak yang melihara tuyul, dan bagi pihak pihak lainnya. Saya lelah membagi pihak pihak gini, rasanya jadi pengen batuk berdahak. Gw kira sekian, salam cinta dan perdamaian <3

1 comment:

Anonymous said...

hahaha.jelk skali,, mending cinta di kash nenek............................