adakah hak untuk bertindak menyimpang, apabila kondisi penuh tekanan? gemuruh halilintar berbalas, dan seolah petir adalah salah satu not di dalam satu nyanyian, not yang tidak padu satu sama lainnya. berusaha tidak salah, walau hati menggumam dan terus mengetuk ngetuk, lalu bola pijar amarah bergulir sebelum kunjung meledak, dan bagaimana bisa kita terus berdiri tegap tanpa goyah?
aku menua, pikiranku, fisikku, tapi khayalku tak berganti, memiliki ruang kecil untuk menyimpan dunia sendiri. ketika semua di luar kendali, akan selalu ada ruangan untukku berlindung. mereka bilang aku sendu, kelabu. ketimbang aku menutup yang hitam dengan putih, biru, atau lainnya. lebih baik aku menyusun gambar yang jujur, senyumku yang hitam putih.
hari demi hari kulewati penuh teki yang menerka, raut yang membiru, dan siang yang berawan. dan dengan jaketku aku duduk, pikirku meronta tak ingin pulang, di dalam kendaraan melaju cepat dan lampu kuning berbalas dengan lampu bangunan yang terang, tapi dingin gelap di sekujur tubuhku meradang. melangkah tanpa tujuan, langkah kaki tanpa kawan ku berjalan ke tempat di mana aku tidak mau kembali.
sejenak aku menghela nafas, melihat garis tanganku, corak berantakan dengan garis mencuat kemana mana, aku pikir nasibku saja yang tidak baik, tapi memang yang aku minta tidak pernah harta, hanya adil yang merata. bukan meratap sepi, bingung, dan duniaku terlihat seperti panggung humor gelap yang menyeramkan. lawakanku tidak pantas ditertawakan.
memang pada dasarnya aku mempunyai pengaruh yang besar di dalam satu lingkungan, tapi sama halnya juga dengan lingkungan yang mampu membuat pengaruh besar di dalam diriku, takutnya, aku tumbuh dengan rasa takut dan penuh antisipasi yang konon membuat geram rasa ceria yang seharusnya dimiliki beberapa tahun lagi. sampai pada akhirnya hidup akan terasa semakin menanjak walaupun tujuanku bukanlah tempat yang tinggi.
dan asal mereka tahu, bebanku memiliki nilai berbeda, masalahku bukan sekedar masalah ecek ecek yang dimiliki tipikal orang lainnya. aku bersandar pada masalah, berdiri di atas masalah, dan sumber masalah. aku takut, aku tersesat, atau sudahkah aku?
No comments:
Post a Comment