Monday, January 18, 2010

ramalan kecil

gusar, mengekang
tenang, terlena
tiap guratan garis takdir ingin tahu
tiap pesan hilang makna
oleh rasa ingin, oleh ramal kecil

tidakkah cukup diri yang membaca (acak)
ketimbang bernaung di senang semu
ketimbang senang berujung jemu

ramal,
layaknya bara jadi abu, seru jadi sendu
dibaca perih, ditinggal rintih
butuh garis butuh arah
seolah Ia telah pastikan
kemana hati ingin melangkah

mereka bilang ini nyata
aku bilang semua dusta
jangan ramal aku
aku tahu jalan hidupku

No comments: