HAI! Gw di kampus (lagi).
Gw lagi istirahat satu jam nih, daripada bengong, gw mau komentar aja terhadap makanan yang gw makan di kampus. Ya kebetulan kampus gw sistemnya buffet gitu, jadi tiap hari menunya hampir mirip mirip, dan bayangin aja makan hal yang sama selama hampir 4 bulan. Ya, biasa aja sih sebenernya.
Oleh karena itu, maka gw mencoba melakukan perombakan menu menu di indonesia. Karena umumnya kita rakyat Indonesia masih kekurangan pilihan untuk makan, ya secara masih banyak orang yang susah makan sih, kadang ada yang harus menjual ginjalnya demi makan ayam goreng, ada yang harus menjual rumahnya demi minum jus alpukat, ya memang kehidupan di indonesia sangat penuh penderitaan dan perjuangan.
Kita ambil saja satu sampel dari seorang karyawan perusahaan swasta, setiap jam 12 siang dia waktu makan siang, menu makanannya adalah nasi, tempe, ayam goreng, dan tumis kangkung. Esoknya dia makan nasi, tempe, ayam goreng, dan tumis kangkung, esoknya lagi, dia makan nasi, tempe, ayam goreng, dan tumis kangkung. EH TUNGGU, ini dejavu apa gimana? YA! Memang dia mengulang menu makanannya dari hari ke hari, seperti film Inception, tunggu...... kok gak nyambung ya.
Mungkin agak gak bersyukur sih ngomongin hal ginian, tapi ya kalau bisa memilih hal yang berbeda kenapa nggak. Ya anggap saja hal ini sebagai guyonan.
Maka dari itu, gw sebagai pihak yang akan membangun usaha katering dengan nama Rumah Makan Kematian, maka gw akan menyediakan menu beserta harganya:
Nasi putih = 1.000 /per butir
Ayam saus tiram = 1.000 /per slice
Tumis Es Krim = 1.000/ per slice
Rendang saus lidah buaya = 20.000/per buah
Bakso kucing = 8.000/ per kucing
Nasi goreng kentang = 2.000/ per butir
Es teh cokelat = 100.000/ per angko (UPS)
Air putih = 2.000.000/ per tetes
Ada pemilik modal yang ingin yang berkolaborasi dengan gw dalam membangun usaha katering ini? Cukup dengan hubungi 108, "Saya ingin bicara dengan rana pemilik katering kematian", berusaha lah, jika anda berhasil, maka saya akan menyerahkan ide saya yang cemerlang ini ke anda. Semoga anda, yang membaca, bisa terpengaruh jiwanya saat membaca ini. Ciao.
1 comment:
HAHAHAHA
Post a Comment