Setahun yang lalu, gw cuman anak urakan yang kerjaannya main, ngomentarin orang sana sini, dan bener bener ga bisa apa apa. Namun sejak gw kuliah, gw seperti disuruh pergi ke puncak gunung secara dadakan, dengan semboyan "nanti pas udah nyampe nanti juga seneng kok". Dan gw gak nyangka gunung yang akan gw jelajahi adalah gunung yang menjadi tiang langit, tinggi menjulang tak berujung.
Dan sambil terjatuh jatuh, malu, penuh rasa gelisah, merasa di jalur yang salah ketika jalan setapak demi setapak, gw belajar untuk merelakan hal hal yang bukan hak gw untuk dipikirkan. Gw yang dulunya gak pernah ngulang pelajaran di rumah, sering kerja rodi, gw merasa gw sedang berubah.
Jika dibanding temen temen gw satu fakultas, mungkin gw bukan apa apa. Tapi kasarnya, gw bener bener baru belajar itu ya pas kuliah. Jadi, gw bodoh diantara yang pintar, dan tolak ukur gw mengatakan bahwa "rana, sedikit lagi, satu langkah lagi, kerahkan semuanya..." dan kata kata itu terus keluar dari kepala gw setiap gw dipenuhi rasa takut gw, ketika yang lain terlihat seperti orang yang benar benar hebat, jauh jauh lebih hebat ketimbang gw.
Karena itu Tuhan, biarkan aku melewati ini, tinggal 3-4 minggu hingga ujian semua selesai, dan jenjang adaptasiku berakhir, biarkan aku lewati ini semua. Bantulah aku yang dulunya tiada berisi dan sok tau ini, berdiri sejajar dengan mereka yang berusaha keras, mereka yang Kau tinggikan derajatnya dengan ilmuMu itu. Biarkan aku melewati ini, karena hasil semester ini merupakan checkpoint paling penting buatku. Kabulkanlah jika memang itu yang terbaik untukku ya Tuhan. Amin.
2 comments:
amin ranaaaaaaaaaaaaaa!!!
amiiin :D
Post a Comment