Lalu kemudian setelah teringat masa sekolah dasar, tiba tiba gw teringat lagu halo halo bandung. Lagu dengan lirik semangat dan irama yang menghentak hentak sanubari masyarakat dulu. Tapi lagu paling catchy dan easy listening masih dipegang oleh ibu kartini, apalagi pas bagian wahai ibu kita kartini dengan nada naik turun, sumpah enak banget. Kalo mau nyari lagu nasional yang agak indie mungkin lagu mengheningkan cipta yang agak kelam dan dark gitu, mirip radiohead. Gw begitu menghargai pemusik seperti Wage Rudolf Supratman ketimbang Ian Kalimantan Selatan. Gw berkhayal bahwa W.R. Supratman dulunya ada vokalis serta pencipta lagu di batavia, dia punya band indie gitu. Waktu itu ipodnya mohammad hatta dipinjem soekarno terus dia dengerin lagu bandnya si supratman itu. Terus demi kemerdekaan, dia minta buatin lagu deh. Betapa kerennya jaman dahulu ya. Dan ngayal juga selalu menyenangkan dan menghibur.
Setelah ngayal ga karuan, tadi salah satu dari temen gw ngasih gw suatu pernyataan. Pengalaman sama masa lalu itu ternyata beda loh. Kata dia pengalaman itu masa lalu yang dipelajari lalu dipergunakan tanpa sangkut paut masa lalu tersebut. Sedangkan suatu masa lalu hanyalah masa lalu. Wah gw langsung tertegun, air liur yang di mulut langsung keluar semua karena mangap mangap terkagum. Mungkin biasa aja, tapi biasa aja juga sih, terus apa yang spesial ya? Gw kalo lagi capek mudah terkagum kagum kali ya, sudah bawaan keluarga mungkin. Buah yang jatuh tidak akan jatuh jauh dari pohonnya, kecuali ada tornado.
Kepala gw pusing, gw suntuk berkepanjangan. I need vacation
No comments:
Post a Comment