Sunday, January 18, 2009

di balik layar

Kita dilahirkan dengan satu tujuan, yaitu untuk menjadi khusus. Menjadi lebih spesifik atas pilihan yang kita buat atasnya. Pernahkah berpikir? Bahwa tujuan hidup kita sangatlah banyak. Uang, mencari cinta sejati, bersenang senang, dan kepuasan dalam penghidupan sehari hari. Untuk hidup saja sudah sulit, apalagi menjadi seperti yang kita inginkan. Begitu banyak orang yang kembali menjadi tanah sebelum mendapatkan satu dari semuanya. Kata orang jangan terlalu banyak berpikir, cukup jalani seiring tinggal dalam suatu pengharapan. Semudah itukah?

Bulan tak kunjung datang untuk menyempurnakan malam ini. Di tengah langit gelap dan awan yang bergerak perlahan. Aku melupakan beban, aku melupakan betapa paginya besok aku harus bangun, karena ternyata kertas putih pengumuman di meja belajarku memberiku kewajiban untuk datang pukul setengah 7. Pemerintah yang memberikan solusi kemacetan dengan memberikan masalah baru bagi para pelajar yang seharusnya lebih dihargai. Guru, dan semua warga sekolah harus datang lebih pagi lagi. Pergi lebih pagi atau pulang lebih malam. Suatu kebijakan yang seharusnya tidak usah dibuat. Kalau tidak mau macet ya berangkat lebih pagi. Bukannya membuat orang lain bangun lebih pagi. Hasilnya kan standarisasi (yang baru) bagi pengguna jalan.

No comments: