Sunday, June 20, 2010

saking

melihat cahaya di sela dedaunan
seperti melihat kebenaran di tengah siang
di mana semua orang bergelut bersaing saling tutup
walau begitu ahli tutup menutup
yang benar yang terlihat

suatu hari ku bermimpi
berjalan dengan kakiku sendiri
meskipun menapak, menanjak, tanpa trik terbang
aku akan sampai di puncak kreasiku sendiri

aku (akan) tetap naif
ketimbang mereka yang hidup dari pendapat orang lain

kubuktikan suatu hari, meski akan habis sejuta hari

bahwa yang diremehkan
selalu punya waktu untuk perbaikan

dan yang meremehkan
kehabisan waktunya untuk melecehkan

aku akan berdiri dengan kakiku sendiri
meskipun mati, kreasiku takkan mati
aku akan hidup dengan asli
tanpa teman palsu
tanpa kepribadian palsu

meskipun pada akhirnya hanya ada
aku

1 comment:

Anonymous said...

eh ini keren banget loh.