Friday, November 27, 2009

8054N

kelak ada waktu untuk kita saking bosannya, ngerobek kertas dari buku halaman tengah, lalu mengunyahnya tanpa ragu. kelak ada waktunya untuk kita saking jenuhnya, ngeluarin isi pensil mekanik terus masukin ke kuping teman teman kita yang tersayang. tapi yang pasti, waktu itu bukan sekarang.

dengan banyak kewajiban berderet bagai domino, sekali nyentuh kesibukan harus ngikutin sampe akhir, akhirnya gw ga sempet ngapa2in dan menjadi manusia yang terikat dengan rutinitas. padahal rutinitas adalah suatu kepastian, dan kalau manusia berbicara tentang kepastian, musyrik hukumnya. mending kita melaksanakan hidup dengan bebas berpola.

ada yang tau bebas berpola?

kalau kita mengenal gaya renang bebas, pasti kita ngerti maksudnya, eh ga deng, ga tau deng.

iya ini lah pola hidup yang terbaik yang telah ditemukan Dr. Rana Gemilang saat melaksanakan program doktoral di UI (universitas ikan). kita banyak mengenal orang yang mengatur hidupnya sampai begitu lengkap. bahkan sewaktu sekolah dasar kita diajarkan untuk membuat jadwal kita seharian dari senin sampai minggu, akhirnya kita dididik untuk menjadi manusia bagai robot. padahal Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberikan kita kebebasan setiap harinya, kebebasan dalam hidup.

bagaimana seharusnya kita membentuk pola keseharian kita? kalau kita lihat cara konvensional mungkin kita akan melihat jadwal, di hp kita menyusun jadwal kerja, dan lain lain. pertanyaannya sekarang, KENAPA MESTI BEGITU? padahal setiap harinya kita boleh saja melakukan apa apa tanpa merugikan pihak apapun. tapi konteks ini jauh berbeda dengan kebebasan ekstrim anak muda sekarang, maka ini disebut kebebasan berpola, atau bahasa inggrisnya freedom with pattern dan bahasa jermannya ich bin der hund.

alangkah baiknya apabila yang dijadwalkan dalam keseharian kita bukanlah aktivitas, kegiatan, atau tindakan. tapi yang kita jadwalkan setiap hari adalah pencapaian. kalau yang dijadwalkan adalah kegiatan, kita tidak akan merasakan kecewa dan kebahagiaan, yang dirasakan hanyalah kebosanan yang berlimpah. tapi kalau kita menargetkan sesuatu tentang apa yang kita capai hari ini dan besok, setiap hari kita akan penuh kekecewaan atau kebahagiaan. daripada dapet bosen? mending mana hayo? mending joget sama teletubbies ya?

ayo kita beri contoh,

amir seorang pemuda berumur 20 tahun, dia tidak kuliah dan hidupnya ga karuan. amir punya orang tua untuk membiayai hidupnya, terlihat jelas di sini amir anak manja yang tidak berguna. tapi di balik ketidak jelasannya, dia sedang melakukan proyek kecil kecilan. dia mengubah garasi rumahnya sebagai perpustakaan kecil, dia meninggalkan biaya penyewaan ke pembantunya dan selama waktu dia pergi, dia melakukan survei kesana kemari tentang bagaimana hidup iseng tak karuan tapi sukses. dia mewawancarai seluruh narasumber dari supir angkot sampai pengusaha yang ga kuliah. lalu dia menyusun buku bagaimana menjadi pria luntang lantung tanpa terlihat seperti lutung. 

contoh satu lagi,

johan adalah seorang pemuda umur 18 tahun, dia ikut bimbingan belajar untuk masuk perguruan tinggi. setiap sepulang sekolah dia mengikuti tambahan belajar di sekolah, lalu setelah selesai dia ikut bimbingan belajar lagi. setiap hari seperti itu, dan sampai pada akhirnya dia diterima di perguruan tinggi negri, dia begitu senang. lalu satu tahun kemudian johan mulai bosan, johan tidak merasa bisa mengekspresikan dirinya sendiri akhirnya dia mengikuti rutinitas seperti biasa dan ia menjadi seorang mahasiswa tidak berprestasi di mana mana.

AYO!!

ayo kita lihat di sini, yang mana yang harus kita contoh? hidup bebas berpola, atau hidup teratur tanpa tujuan? di sini kita telah terbuka mata hati dan mata kakinya untuk berprestasi dan berpikir penuh inovasi. mempunyai jiwa berguna ketimbang memenuhi dan menjejali diri sendiri dengan ilmu hafalan tanpa imajinasi. kita melihat begitu banyak orang peringkat satu di kelas tidak menjadi apa apa, dan kita sering melihat orang yang biasa biasa saja justru mempunyai koneksi yang luas di mana mana dan akhirnya ia lebih berhasil ketimbang temannya.

pola manakah yang harus kita susun? jadwal penting yang harus dijaga dari seorang manusia bebas berpola adalah bangun pagi, dan tidur jangan terlalu malam, taat pada orang tua , dengan hal seperti itu saja, kita pasti sukses menjadi orang orang keren yang berpengaruh. bagaimana pendapat anda? anda masih ingin menjadi orang tipikal masa kini? yang tidak bisa mencari celah dalam kesempitan? atau menjadi orang yang berenang luas di dunia indah ini.

kita seringkali terikat paradigma orang orang kantoran, membosankan, untuk itu lah saya Dr. Rana Gemilang ingin memberikan tips tips bagi kalian para remaja yang labil dan anak mall yang suka ngabisin duit orang tua, berikut di bawah ini:
1. ga semua yang kalian denger itu bener, dan perkataan kalian "ah ga ngaruh, tergantung orangnya" adalah sangat benar.
2. kebodohan di sekolah artinya kalian memiliki kecerdasan di luar sekolah, kecerdasan di sekolah artinya kalian harus banyak banyak mencari teman.
3. seringlah berperilaku iseng, iseng ikut lomba, iseng bantuin orang, iseng pacaran, iseng ke masjid, jangan pernah niatkan diri anda untuk berbuat baik, tapi iseng lah.
4. kesuksesan diukur dengan berapa kali anda tertawa sehari dan tersenyum, kebahagiaan diukur dengan beberapa kali anda membuat orang tertawa dan tersenyum
5. malas adalah akar dari kemiskinan ilmu, harta, dan tahta
6. jika kalian anak kaya, jangan mau dimanjakan dengan harta orang tua, harta orang tua adalah racun, semakin diberi harta orang tua, semakin kita buta untuk mencari cara harta untuk diri sendiri
7. jangan bersaing dengan teman sekelas atau satu sekolah, bersaing lah dengan teman beda lingkungan. jangan bersaing lewat nilai pelajaran, itu jaman sekolah dasar
8. jauhi narkoba

dan dengan kalian berpikir setiap hari seperti ini, niscaya kelabilan dan tingkah laku alay kalian akan berkurang dan menjadi pribadi yang matang bagai telor di atas penggorengan. asik abis gak gw? asik dong ah, asik aja deh ya.

berikut di atas adalah hasil pemaparan hasil kerja Dr. Rana Gemilang yang sekarang sedang mencari gelar profesor di ITB (institut tukang bakso) yang niscaya akan diumumkan gelarnya 20 tahun mendatang. semoga kalian menikmati sajian hangat ini, amin.

1 comment:

Anonymous said...

Rana is back! yehuu!