Sekarang orang beralih menuju sesuatu yang lebih sulit dimengerti, mungkin karena fasilitas untuk memperoleh kebahagiaan terus bertambah. Rasa syukur terus menurun ditemani dengan harta yang melimpah ruah, hasilnya adalah perilaku yang haus akan kesenangan minor. Seringkali didengar keluhan mau tapi gak boleh, boleh tapi gak mau, punya tapi ga butuh, dan butuh tapi ga punya. Tapi yang pasti, ini hanya sebuah perjalanan.
Gw ga begitu mengerti tentang posisi, kepemilikan, dan status. Yang sangat gw sukai dalam hidup adalah perjalanan, melewati sesuatu. Kadang kita gak begitu mengerti, seperti berpikir, merasakan, atau apa namanya. Kita tidak begitu mengerti, kita tidak mengerti kepergian, kejenuhan, dan kehilangan. Bagaimana bisa suatu kesalahan menjadi tawa, suatu kehilangan menjadi tangis, dan bagaimana caranya kita masih bisa mengulang kesalahan yang sama berulang kali, memiliki tapi tidak butuh, tidak memiliki secara sepenuhnya. Kita mengambil pilihan untuk berpikir ekstrim terlalu jauh, seperti gw. Dan setelah tertidur dan bangun di keesokan harinya kita hanya bertanya jawab dengan langit langit sebelum akhirnya kita menjalani hidup ini. Seperti kata Aya Kito "just being alive is such a lovely and wonderful thing". Ya kadang tidak mengerti tapi ternyata tidak terlalu buruk. Menjadi bodoh, dan ternyata menjadi cerdas dalam seni kehidupan. Tapi nyatanya hidup tidak semudah yang kira, tapi cukup menyenangkan.
1 comment:
buat ukuran anak SMA lo jenius banget dah
kadang-kadang gw aja pengen gampar diri sendiri kalo baca blog lo
gue yang beberapa taun lebih tua, ternyata ga beberapa taun lebih matang dari lo..
enjoy read your blog
salam kenal
Post a Comment