Berawal dari sebuah penglihatan, melewati relung pikiran, menjadi beberapa huruf, menjadi kata, tersusun rapih menjadi kalimat, dan menuju sebuah perkenalan dengan seseorang. Setiap malam akan menjadi secerah siang, dan siang akan jauh lebih cerah dari biasanya. Mengubah kepulan awan hitam menjadi putih, merusak tatanan fakta, segera menuju kesempurnaan. Hari akan jauh lebih cepat atau lebih lama dari durasi sesungguhnya. Suatu gagasan akan rasa cinta? Hanya sementara yang selamanya?
Lalu kemudian akan hadir gelap, beberapa saat tidak ada cahaya matahari, akan ditemani oleh tetes demi tetes hujan dengan angin dingin yang ikut serta. Langit kembali cerah, dengan keadaan yang lebih menyedihkan. Seolah membuat luntur warna warna yang telah terlukis di langit dan bumi. Dan keadaannya semua hal akan sama seperti ranting yang patah, begitu rapuhnya waktu. Memiliki ribuan pertanyaan, begitu sederhana, yakni. Mengapa terjadi?
Paragraf kedua, ketiga, dan pertama. Terjadi seperti rantai yang saling mengikat, atau lebih sederhana lagi, simpul mati. Mudah untuk mengenal, dan bergerak terbalik untuk kata melupakan. Kemudian berjalan, langkah demi langkah tanpa berpikir. Di mana letaknya? Sekarang aku berada di paragraf kedua, ada yang mengenal cara untuk tetap terjebak di paragraf kedua? Ah Tuhan tolong sederhanakan ini untukku. Begitu banyak cinta, untuk waktu sekarang yang singkat, untuk waktu yang selama lamanya, untuk waktu yang begitu membingungkan.
Ancha, I'm scared to lose you :(
2 comments:
i scared to lose you RANA ;(('
where's the new post ran?? hehe.. maybe u haven't idea to write ya. just tell what you did the day before ran... because sometimes ur blog inspiring me.. but if you can't, it's okay.. long live!
Post a Comment