Sunday, December 16, 2012

Bianglala dan Hal Menyenangkan Lainnya

Ya, rintik hujan ketika pulang, dengan buku yang kudekap erat.

Rasa tenang yang tiba-tiba datang, seperti sejuk yang datang memeluk.

Sunyi di luar, menari di dalam, senyum aneh yang ku buat ketika berada di transportasi publik.

Komik.

Khawatir-khawatir seru.

Cahaya yang masuk lewat sela dedaunan.

Tiduran di mana pun, walau dibilang "woi kotor woi.".

Gambar-gambar di kertas kosong.

Ketika kucing masih lebih menarik dari anjing.

Soda susu tiap siang hari, fanta susu pembuat diabetes tepatnya.

Ah kemana perginya hari-hari itu.

Mungkin harus mulai menciptakan kebahagiaanku sendiri, atau mungkin mengunjungi kisah-kisah nan lama.

Menua, semakin tidak merasa. Tidak boleh begini, seharusnya.

No comments: