Seorang ibu ibu mengantar nenek nenek ke dalam angkot, "Pak tolong ya, pelan pelan...." dan nenek itu menggunakan tongkat sanggahan yang menopang badannya, lalu diangkatnya dan dimasukkan benda itu ke dalam angkot, lalu nenek pun duduk di samping supir angkot, dia berkata "Pelan pelan ya dek...." dan supir angkot hanya mengangguk diam. Setelah pintu ditutup, supir angkot tanpa basa basi langsung menginjak gas dan tak jarang melakukan rem mendadak. Dan nenek itu pun meremas jok kursinya saking takutnya, dan gw yang duduk di belakang.... malah tertawa HAHA.
----------------------
Selang beberapa menit dari tragedi di atas, gw melihat quotes yang membuat gw menahan ketawa (lagi) di samping setir kemudi angkot "Pulang malu gak pulang rindu" gw langsung gelayutan nahan ketawa, ngebayangin kalau si supir pulang langsung kecewa gitu orang tuanya, tapi kalau gak pulang hati rasanya hampa, ngisi tts yang gambar depannya desi ratnasari pun hati tak kunjung tenang. Kasian :(
---------------------
Tapi karena seharian ngetawain orang orang bernasib malang.... dompet gw langsung ilang kemaren, tapi untungnya dompetnya ketemu sama penjaga tokonya, terus pas ditlpn ternyata disimpen baik baik sama masnya. Akhirnya dari daerah jakarta selatan-bsd, bsd-jakarta selatan, balik lagi deh jakarta selatan-bsd-rumah. Dan pas diminta dompetnya pun, dompetnya disimpen di kantong belakang masnya gitu, jadi anget. Sedih :(
No comments:
Post a Comment