gw pengen sok revolusioner kayak john lennon, dengan berandai, dengan betapa avant gardenya dia dalam membuat paradigma baru yang disangka terlalu gila sehingga banyak sekali orang yang terpengaruh dan menjadi salah satu orang yang gila karena bisa membuat orang percaya dengan ketidakwarasannya. mungkin hal yang begitu dekat dengan kewarasan adalah kegilaan. betul? gak ada bener2nya sih, tapi kali ini tolong dicerna sebelum dimasukkan ke otak, takut keburu gila ntar.
mungkin gw bakal ungkap beberapa hal yang terbalik dari hal yang kita lihat sehari hari. seperti orang yang ketawanya keras terbahak bahak sampai jumpalitan itu menunjukkan betapa kesepiannya dia. seperti orang yang sangat banyak bicara menunjukkan dirinya tidak pernah didengar oleh siapapun. seperti orang yang berusaha menunjukkan ke semua orang betapa unik dan berbedanya mereka, menunjukkan diri mereka bingung mencari posisi yang normal di hidupnya. orang yang suka berjoget ria menunjukkan betapa mereka ingin dipeluk dan diberikan ketenangan oleh seseorang di rumah.
seandainya gw gak punya facebook, gw pasti sekarang sudah berkencan dengan seorang gadis di perpustakaan ketimbang berkenalan lewat internet.... betapa nggak? kayaknya semua orang kenalannya di situs pertemanan, terus kayaknya kalo suka juga asalnya dari situ. betapa membosankannya hidup ini, dan sayangnya gw terjebak juga sich.
seandainya gw dilahirkan di desa, mungkin gw ga bakal bikin global warming dengan main komputer, berangkat bulak balik naik mobil, dan waktu bakal terasa lebih lambat karena ga ada jam tangan, ga ada rutinitas. tiap hari kerjaannya gw melamun sama kebo, berharap kebonya bisa terbang suatu hari ke bulan terus buang air besar di sana.
seandainya budaya luar ga berhasil masuk sini, pasti banyak remaja yang tiap malam minggu bukan clubbing atau apalah, tapi malah ngebatik bareng. atau main gundu di monas bareng bareng, bikin kejuaraan lompat karet lah. kayaknya terkontaminasi budaya shopping ketimbang menanam padi di bawah terang rembulan. lebih baik messengeran sama temen ketimbang benerin antena rumah pak rt. kita menjadi manusia yang aneh sekarang.
seandainya manusia gak pinter, pasti jumlah kita sekarang ga lebih banyak dari jumlah monyet. berantem sama jerapah aja meninggal, diserang tawon juga meninggal. sebaliknya jumlah manusia sekarang kelewat banyak, dan kelakuannya bukannya baik ke alam malah ngerusuh ngebantai bantai tanaman dan hewan seenak pentil mereka.
seandainya jam tangan ga pernah ada, dan ga ada orang satupun yg berinisiatif untuk membuat ukuran waktu, pasti sekarang orang bakal nyantai aja. cuman bedain hari lewat gelap sama terang, hidup tenang, ga ada yg buru buru. walaupun orang bakal banyak yang kayak kelelawar keluar kelayapan ga jelas kesana kemari.
seandainya gw hidup di zaman bokap gw, kenalan sama calon istrinya di apotek, kebut2an naik motor ga masalah, rambut gondrong no problemo, kayaknya semua seru jaman dulu, banyak yang bisa diceritain. "papah kenal mamah kamu lewat fb" .......... garing abis.
gw benci jaman instan ini, membosankan, kalo bisa gw minta dilahirkan di jaman kerajaan cina jg gpp deh.. ckck
No comments:
Post a Comment