Saturday, September 24, 2011

kehabisan huruf

Hai buku diari elektronik.

Akhir akhir ini gw kehabisan kata kata, bahkan huruf untuk mengungkapkan hari hari gw. Di semester 3 ini gw kan diharuskan untuk magang di industri, dan entah kenapa gw end up in an office somewhere in this town. Gw masih mengulang kata kata itu setiap harinya, tapi gw tahu bahwa ini takdir, kenapa gw menganggap ini takdir?

Karena I randomly entered an office in the middle of the day and asked for a job. And they gave me one and interviewed me weeks later. Agak aneh kan? Gw dikontrak 3 bulan dan digaji cukup besar untuk ukuran intern. At first, gw langsung buka celana dan ngetok ngetok rumah tetangga untuk acara syukuran, tapi mereka takut, kenapa ya? Seolah mereka ngelihat ondel ondel di depan rumahnya. Gak lah, gw seneng bgt tapi no one to share with... (eh kok sedih)

Namun, tidak ada sesuatu yang terlalu mudah dan tidak ada sesuatu yang terlalu susah.

Pekerjaan gw ternyata makin hari makin susah, dan kadang gw mesti pulang magrib, bahkan kemarin gw baru selesai jam 7 malam. Masuk jam 8 pagi pulang jam 7 malam untuk seekor anak umur 18 tahun. Gw kadang merasa belum siap untuk ini, this is exhausting. Pulang gw langsung tidur, ga nyenyak pula.

Kadang diomelin, kadang kerjanya fisik banget, kadang mesti improvisasi, mesti ambil inisiatif sendiri, mesti kreatif dan gak boleh banyak nanya. Dibandingkan kuliah, jauh banget. Padahal kuliah tingkat stresnya udah gw anggap bagai stres tingkat dewa, ternyata ada level selanjutnya.

Gw baru bisa nulis, bermesraan sama kasur hari ini, besok hari minggu gw mesti ke hotel sultan buat bantu bantu seminar, gw lembur di hari libur, sedih gak?

Dan yang paling terakhir, gw merasakan stresnya orang kantoran, apalagi kalo ga punya pasangan (eh kok sedih lagi).

Ya, lo udah kerja keras, banting tulang, uang dapet, namun saat pulang ga ada orang yang bisa diajak bicara tentang hari lo. Makanya banyak yang jadi party goers terus narkobaan terus meninggal. Jadi bagi yang sudah lulus kuliah dan sudah kerja, cepat cepat cari suami/istri lah, ntar godaan dunia makin banyak seiring stres meraja.

Dan untuk murid intern seperti gw, nikmati saja stresnya, karena Tuhan bersama orang yang bersabar, namun dosakah jika aku ingin lebih bersamamu :"(

No comments: