Tuesday, September 13, 2011

hidup adalah fatamorgana

Jadi bagi yang belum tau, gw lagi kerja praktek untuk bulan ini sampai november akhir di suatu perkantoran jakarta selatan, gw udah kerja sekitar 2 hari. Jumlah yang sudah cukup banyak untuk gw untuk mempelajari banyak hal. Gw gak bisa cerita banyak karena gw udah ngantuk ngantuk tinggal disentil langsung tidur.

Tapi mari kita mulai dari ide pokoknya... gw menemukan suatu fakta bahwa tujuan manusia, atau bagaimana manusia mendefinisikan hidup menjadi suatu dorongan bagi mereka untuk bertahan di hidupnya masing masing. Entahlah, itu merupakan disain dari pembuatnya, yang kita sebut Tuhan. Mari kita buat garis besarnya lebih real, ada tiga tipe manusia.

Goal oriented
Bukan hal yang jarang dibahas, teori bahwa kita harus memiliki tujuan, cita cita yang ekstrim besarnya, dan apalah itu namanya, ambisi mungkin. Suatu ide bahwa kita harus berusaha penuh semangat untuk mencapai ya tujuan itu sendiri. Orang seperti ini cenderung membosankan, entah kenapa gw benci orang kayak gini, kayaknya mesti ngejar ngejar melulu, santai napa.

Situation oriented
Ya yang kayak gini biasanya ngikutin arah angin membawa, nasib nasiban bgt idupnya, ya gw juga kayak gitu sih. Capek gw jelasinnya, ya pokoknya gitu lah. Orangnya subjektif, ngikutin angin dan pengaruh orang lain aja.

State of being oriented
Keyword orang jenis ini biasanya menggunakan kata 'pokoknya', 'pokoknya gw gak mau jadi orang brengsek', 'pokoknya gw mau jadi orang jujur'. Gw merasa lebih cocok dengan pilihan ketiga ini, karena gak ada beban, dan aplikasinya benar benar personal, dan justru bagus menurut gw.

NAH

IYA

LOH

EH

APA

SIH

Oke, jadi ternyata goal oriented person itu ternyata banyak menghasilkan koruptor, para orang yang menghalalkan segala cara. Jadi lebih baik jadi orang yang biasa biasa aja, sumpah akhir2 ini gw kenapa sih. Someone help me.

Gw merasa seperti ibu ibu melahikan, emosi gw berantakan, pikiran gw acak acakan.

No comments: