Sunday, February 28, 2010

ilustrasi 27

kian malam, bingung semakin membengkak di kepala gw yang kecil ini. abis ketemu pacar, kayaknya gw yang lagi stres ini ditakdirkan untuk tidak bertemu siapa siapa dahulu, temen2 gw pada ilang entah kemana dan tas ransel gw ada di mobil gilang. nunggu salah, akhirnya gw pulang aja, tanpa tas gw, naik bus yang agak lebih gede dari biasanya. dan seperti biasanya, gw sendiri.

gw dapet duduk di bagian belakang, setelah ngemall, sebuah pemandangan yang jauh berbeda. ada pengamen yang nyanyi lagunya agnes monica, "teruskanlah, teruskanlah.....!" sementara suara tarikan bus semakin kencang, entah dia lagi menghibur penumpang atau memberi instruksi ke supir. dan di sebelah gw duduk orang beberapa tahun di atas gw umurnya dengan muka jutek, cowok yang dengerin headset paling download lagunya di poins square bagian iguana ringtone. dan setelah gw perhatiin lagi, di kupingnya headsetnya dibalik, mungkin biar suaranya ga kekencengan tapi dia ga tau untuk ngecilin suara hpnya. haha.

kayaknya si knek yang mintain duit udah gatel tangannya, gw kasih 5 ribu, baru 2 detik kali. terus dia ngomong "TADI DUITNYA BERAPA DEK". hah? gw cuman mangap mangap kyk kodok disunat, gw curiga jangan2 dia ga tau nilai duit yang selama ini orang kasih. kalo gw bilang 50rb dia percaya kali, tapi niat buruk gw terhapus karena dia udh rada tua bangkai begitu, "5 ribu bangs", terus dikasih kembaliannya deh.

kemudian suasana tenang, hiruk pikuk suara mesin bus yang kayak helikopter lepas landas, pengamen yang ga capek2 nyanyi, dan suara angin yg menderu dari jendela bus. semuanya menyatu, dan malah jadi sunyi, mungkin karena gw sendiri, dan agak sepi hati gw, jadi sunyi.... galau sendiri deh sambil nelen ludah sendiri, lagipula........... ludah siapa yang mau gw telen. apaan sih ngelantur gini.

beberapa menit kemudian si pengamen capek, minta duit ke penumpang, karena dia udah menghibur gw yg lagi sepi ini, gw kasih duit dech. dia masih berdiri di depan gw, menggotong gitarnya sambil nyisir2 rambut, masih muda sekali orgnya, seumuran gw kali. celananya kyk ada lakbannya gitu, tapi ternyata semacam model jeans gitu, ada pola kain di tengahnya. keren juga ya gw pikir. tau2 ada orang lompat ke bus, bawa gitar juga. gw udh menghela nafas, mesti denger orang nyanyi lagi. ternyata dia cuman mau pulang toh. pas ketemu bocah yg td, dia nempeleng2 gitu, hmnn serunya. kyknya koneksi antara mereka ga palsu, mau seneng mau susah bakalan selalu ada. kalo ibaratnya gw ketemu temen gw di mal cuman sapa2an aja, becanda, dan apalah katanya akrab. kalo mereka, ngamen bareng, dan tempat ketemunya di bus. cihuy abis.

gw menikmati perjalanan ini, sudah terlalu banyak masalah di kepala gw, dan pertanyaannya "siapa sih yang ga punya masalah?", porsinya aja beda, targetnya aja beda, dan justru yang harus dipertanyakan "apa yang akan kita lakukan saat punya masalah?". dan jawaban gw mungkin adalah, melakukan perjalanan ga jelas kyk gini, ketimbang ke tempat ramai, malah pikiran gw menjamur dan melebar ga karuan. god guides me well today, ya setidaknya gw berpikir seperti itu.

akhirnya, gw pulang. konon disebut rumah. kadang menjadi neraka, kadang surga, atau gw lebih suka selingkuh dengan rumah lainnya. huff, apa semua harus berakhir di sini? gw ingin mencatat apa yang terjadi di setiap hari gw. mungkin mulai besok kali ya, gw akan bawa pensil dan buku untuk nyatet ilustrasi kecil dan dikembangkan di sini. ada yg setuju? pasti tidak ada.... sepi sekali blogku uhuk uhuk, sudah banyak laba laba dan kelabang di blogku.

allright dech, gw mau istirahat. tkcr people. kalo kata chibi maruko chan "i know it sounds lil bit crazy, but that's my life". apa salah ya quotenya klo setiap mau abis? entahlah, pokoknya begitu. ciao

No comments: