Saturday, February 11, 2012

pengharapan

Baru aja nonton the shawshank redemption di kamar kosan, mungkin bener, sesuatu yang kita punya yang orang lain tidak mampu sentuh adalah harapan, orang yang bahagia adalah orang yang memiliki itu, untuk hidup lebih dalam setiap harinya, dan mati meninggalkan yang baik.

Mungkin doa yang kita panjatkan tiap harinya bukan untuk dikabulkan, namun hanya untuk meyakinkan betapa besar keinginan kita untuk menuju kondisi yang lebih baik, tempat yang lebih baik, mungkin bukan di dunia ini malah. Doa, suatu ritual yang kita lakukan, untuk mendalami lebih jauh apa yang sebenarnya kita butuhkan, inginkan, entahlah apa itu.

Hari demi hari mungkin akan menjadi tidak masuk akal, terlalu berat, tapi selama masih ada harapan, mungkin kita akan masih bisa bergulir, berucap, dan mungkin melewati ini semua. Karena pada akhirnya semua akan baik baik saja kan?

Jika hidup sudah terlanjur berantakan, mungkin kita harus mulai berharap, akan ada hal yang lebih baik, sambil melakukan hal hal yang lebih baik juga pastinya. Dan semoga kalian bisa membedakan ekspektasi dan harapan. Harapan tidak bisa mati, meskipun hasilnya berbeda, ekspektasi mati ketika hasilnya berbeda.

Ok, ini minggu terakhir gw di Bandung, segala hal yang semrawut ini akhirnya kelar, dan gw akan kembali ke rutinitas kampus. Akan ada yang harus berakhir, akan ada yang dimulai kembali, dan semoga semua baik baik saja.

Sambil mendengar adzan maghrib, suara motor lalu lalang, dan lampu kamar yang menemani, saya Rana Gemilang, undur diri. Ciao!

No comments: